Kemudian, Dedi menjelaskan bahwa dia (kadis) hanya terpola oleh sahwat politik kekuasaan, ini sangat disayangkan karena sudah mengabaikan norma dan aturan.
“ini jelas sudah tidak propesional dan proposional, ini harus dipertanyakan, masyarakat harus melaporkan kepada Kemendagri, BKN dan dan Kementerian PAN-RB,” ujarnya
Terkait kinerja Bawaslu, Dedi juga menilai supaya profesional ” cukuplah kemarin pilkada dipandang gagal, dan masyarakat melihat, mengkaji kinerja bawalu jeblog “.
Dedi menambahkan agar ketua Bawaslu Dodi Juanda jangan macam-macam dan bertindaklah yang benar karena Bawaslu kab.Tasik jadi sorotan nasional.
Sebelumnya, dua pejabat eselon II dimintai keterangan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tasikmalaya.