Terkait tidak ada batu pengerasan, Restu beralasan bahwa berdasarkan perhitungannya saya sudah bermusyawarah dengan masyarakat, tokoh khususnya.
Kenapa langsung dicor beton karena penggunaan mobilitas kendaraannya juga sangat sedikit, bisa dibilang kondisional hanya untuk mobil ambulans apabila ada orang yang meninggal, utamanya untuk pejalan kaki dan motor saja. Jadi tidak ada tekanan berat, paling ambulans itupun sebulan sekali juga nggak,” ujarnya
Sementara iti, menurut salah srorang warga setempat mengatak bahwa tidak dilapisi perkerasan pengecoran jalan ini juga diduga menggunakan pasir lempung/lokal dan semen yang harganya dibawah standar semen bersertifikat label SNI lainnya.
Seorang narasumber yang memahami konstruksi pembangunan jalan saat diminta komentarnya mengatakan, pembangunan jalan seharusnya menggunakan lapisan dasar terlebih dulu, baik untuk pengecoran maupun pengaspalan.
“Harusnya ada perkerasan dulu, baru dicor atau diaspal. Lapisan pekerasan ini sangat penting, banyak manfaatnya untuk keawetan usia jalan,” katanya.